Jumat, 26 Mei 2017

SAJAK

Sajak membalutku dalam gemilang

Terpeson aku oleh mahligai

Tapak jejak ini mengisahkan

Berlambang anggun menyiratkan

Itupun misteri

Ketika zuriat meneteskan air mata

Tak tampak bara menghanguskan jiwa

Pedih perih

Bagai lembran kulit ini

Merobek tersayat duri

Lekuk kiasan wajah anggun mu

Menenggelamkan pada jurang terjalku

Mengapa.....

Mengapa kau mengait

Lembaran tapak yg usang lagi berdebu

Seperti ingin kembali bersinar

Seperti kiasan puisi puisi hari indahmu

Sirnaa

Waktu yg akan menjawab rasa percayamu

Bila zuriat pernah akan menantikan hadirmu

Hadir dalam detik terahir jejakku

Aku.....

Dia

DIA  Sejak ku temukan Dan ku rasa Bila ini bukan hnya sekedar Tapi sebuah kenyataan Aku terlihat begitu bodoh Atas hal yg ku ketahui Bahwa t...